Tuesday, 14 May 2013

Ngentot Dengan Teman Baru Di Kantor

Aku baru saja diterima kerja di sebuah perusahaan asing dan jabatan yang aku dapat sudah masuk jajaran managerial walaupun masih junior. Seiring berjalannya waktu aku sudah saling mengenal dengan karyawan lain yang mencuri pandanganku adalah Kinar yang meja kerjanya diseberang ruang kerjaku yang memiliki jendela yang lebar sehingga ketika aku menegadah otomatis terlihat wajah Kinar yang ayu, kulit putih berkacamata minus.
Peraturan di perusahaan ku untuk karyawan pria menggunakan seragam Senin sampai Kamis, Jum'at baju bebas sopan, untuk karyawan wanita Senin sampai Rabu menggunakan seragam, Kamis Jum'at baju bebas sopan, nah pada hari Kamis dan jum'at si Kinar selalu memakai baju model terbaru yang menampakkan kemolekan tubuhnya, pingul yang seksi dan pantat yang montok, tubuhnya yang bagus dia jaga dengan rajin olahraga katanya.

Di suatu saat ada sebuah proyek yang aku tangani dan sengaja kumasukkan Kinar ke dalam tim proyek ku, kuberikan dia tugas yang akan sering membantu tugas ku, otak mesum dikepalaku selalu menggoda untuk curi-curi pandang ke belahan dada Kinar saat kita berdua diskusi masalah proyek .
Sempat diskusi kami hampir mendekati waktu makan siang dan Kamis itu Kinar memakai baju kerja setelan blouse dan rok diatas paha, waktu makan siang sudah lewat 15 menit tak terasa oleh kami yang berdiskusi diruangan ku, kulihat sekeliling sudah sepi, langsung kutawarkan dia untuk pergi makan siang bersama.
Disela makan siang aku coba ajak dia obrolan santai sampai bergurau, suasana akhirnya cair dan dia juga sempet bilang "Eh, ternyata bapak ini suka bercanda juga ya" keluarlah senyum manis dari bibirnya yang tipis, piKinarku meilhat bibirnya yang tipis langsung membayangkan bentuk memek Kinar, bayanganku bibir memek Kinar dengan rambut yang tidak terlalu lebat, karena aku juga tahu ternyata dia seorang fresh grad diploma berumur 22 tahun, bekerja dipagi hari dan ambil kuliah extension untuk melengkapi gelar sarjananya, berikutnya kuatur diskusi kami pada waktu yang sama untuk bisa berdua makan siang bersama Kinar. Kinar sudah mulai enjoy untuk ngobrol santai denganku dan aku beranikan bercanda-canda saat diskusi proyek tinggal aku dan Kinar, sempat juga agak nyerempet mesum dan celetuk Kinar "Ih Bapak yang satu ini nakal ya" dengan memainkan ujung lidahnya, wuihh bisa di olah ni cewek dalam otak mesum ku.
Di hari Jum'at aku beranikan diri ajak Kinar untuk hang out bareng, kutanya dia apa kesukaannya rupanya dia suka berkaraoke, sedangkan aku suka duduk di pub dengerin live music, lalu kuajak dia ke sebuah tempat yang ada pub dan karaoke, kami duduk di pub dengan suguhan live music dua jam lamanya dan kulihat Kinar sudah menghabiskan 5 gelas besar bir dan dia sudah terbawa Susana dengan mengikuti syair lagu yang dibawakan home band pub tersebut, lalu kuajak dia ke room karaoke yang sebelumnya sudah aku booking, di room yang suguhi minuman dan buah buah segar Kinar langsung menyambar mic dan mencari lagu, menyanyi dia dengan senangnya mungkin juga karena sudah terpengaruh alcohol, diruangan yang dingin pun dia melepaskan blouse nya, terlihat lengan atasnya yang padat berisi, betis padi nya serta onderdil depan belakangnya yang seksi.
Disaat lagu yang diputar lagu romantis dia ajak aku duet dengan menyodorkan sebiah mic, aku berdiri bernanyi dibelakang dia, kuberanikan diri merangkul perutnya yang rata, dan ga disangka dia menyandarkan kepalanya di dadaku. Kutarik tanganku meraba perut sampai kedadanya dan terdengar desahan Kinar, lalu dia membalik badannya sehingga kami saling berhadapan.
Sambil bernyanyi kurangkul pinggangnya begitu juga dengan Kinar melingkarkan tangannya di pinggangku, ini di kesempatan dalam otak mesumku, kuangkat dagunya kuberanikan mengecup bibirnya sehingga Kinar berhenti bernyanyi, tidak ada perlawanan hanya tatap matanya saja memandangi ku, kupikir dia akan marah rupanya tidak justru dia memeluk aku erat, kuberanikan lagi untuk mencium bibirnya dan kali ini dia merespon, malah dibalasnya ciumanku dengan permainan lidahnya, dengan tinggiku yang 173 cm sangat merepotkan untuk berciuman dengan Kinar yang tingginya 160 cm.
Kutarik dia dan kurebahkan diatas sofa sehingga lebih nyaman aku menciumi dia, kutindih dia dan kugesekkan si ****** yang sudah berdiri ke selangkanyan Kinar, kinar melenguh, kuciumi leher turun ke dada sampi ke perut, kudengar desahannya yang menambah gairahku. Kusingkap stelan Kinar sampai terlihat toketnya yang besar dibungkus bh warna cream, kumainkan tangan ku untuk melepas kait bhnya sampai terlepas, benar rupanya bayanganku kalau pentil si Kinar masih ranum dan berwarna kemerahan langsung kulumat dan kumainkan dengan lidahku sampai Kinar mengerang menikmati permainan lidahku di pentilnya.
Kuberanikan lagi tanganku mengangkat roknya dan meremas pantatnya, terlihat selangkangan dan cd yang membungkus memeknya, kumainkan tanganku di selangkangannya sampai Kinar menggelinjang dan mengeluarka teriakam "Mmmmhhhh ahhhhhhh" kemudian tangannya mernagkul leherku dan dilumatnya bibirku dengan permainan lidahnya, kuselipkan tangan ku didalam cdnya kumainkan jariku diklitoris Kinar, tubuh kinar naik turun menikmati permainan jariku, kumasukkan jariku ke memeknya yang basah dan memainkan didalam, teriakan Kinar semakin menjadi "Aghhhh Mhhhhhh" matanya meram melek dan pinggulnya bergoyang, kupercepat permainan jariku sampai akhirnya diangkat pantatnya dan kinar mengerang "Arggghhhhhh" terasa cairan hangat di jariku menandakan Kinar sudah mendapat orgasmenya.
Setelah Kinar merapikan bajunya kami duduk berdampingan sambil Kinar manyandarkan kepalanya di lenganku, tangannya meraba raba dadaku turun ke bawah sampai selangkangan diremasnya ****** ku sambil dia memandangku dengan tersenyum, kucium bibirnya dan tiba tiba tangan Kinar sudah masuk di celanaku memegang kontolku., diremas remasnya kontolku sampai akhirnya tegap berdiri, merasa ga nyaman dengan ****** yang berdiri aku betulkan posisi duduk aku biar ga nabrak celanaku, tiba tiba Kinar berjongkok di depanku, membuka ikat pinggang dan celanaku, kontolku yang mengeras digenggamnya, kemudian dikocoknya perlahan, dipandanginya aku dengan kacamata minusnya, dilepaskan kaca minusnya kemudian diciumi nya kontolku dari ujung sampai pangkalnya, kunikmati suasana itu dengan memajamkan mata dan tangan kananku memegangi kepala Kinar. Ga lama kurasakan kehangatan dikontolku kulihat rupanya sudah dimasukkan ke rongga mulut Kinar.
Digerakkannya maju mundur kepala Kinar sambil menghisap kontolku, nikmatnya dan betul betul jago si kinar melakukan blow job, kutundukkan badanku meraih retsleting roknya dan kubuka, Kinar sambil terus menghisap kontolku mengangkat pinggulnya sampai nungging sehingga roknya terjatuh kelantai, kuselipkan tanganku di belahan pantatnya dan kumainkan lagi jariku di memek Kinar, kali ini hisapan dan goyangannya tambah hot, kutarik ke bawah cd Kinar dan sekarang kinar betul betul underless.
Kutarik pahanya dan kuangkat sehingga posisi kami 69 dengan Kinar berada diatas tanpa melepas hisapan mulutnya terhadap kontolku, kuciumi memeknya dan kumainkan dengan lidahku tak lupa kuremas remas toketnya sampai Kinar bergoyang kegelian. Didekatkannya memek Kinar ke muka aku sehingga lidahku dapat masuk ke lubang memek Kinar, terdengar lenguhan Kinar yang menambah tempo menghisap kontolku.
Kurasakan tegang di pangkal kontolko tanda aku bakalan ngecrot, kuremas pantat kinar yang bohay lalu kubilang "aku mau ngecrot nih" dihentikannya hisapan kinar ke ****** ku kembali dia jongkok didepan aku sambil terus mengocok ****** aku, kurasakan semakin menjadi gemuruh di kontolku, dipandanginya kontolku dan diarahkannya lubang kontolku ke muka Kinar dan crootzzz, kumuntahkan spermaku dimuka kinar, masih dikocoknya perlahan untuk mengeluarkan sisa spermaku dan kinar tersenyum kepadaku, dicium nya kontolku dan dia bergegas ke kamar mandi yang tersedia di room yang aku booking untuk membersihkan spermaku di muka Kinar.
Kuantarkan celana dalamnya dan roknya masuk ke kamar mandi berciuman kami dikamar mandi untuk menghabiskan sisa waktu sewa room sambil saling meraba, setelah kami bersih baersih dan rapih keluar dari karaoke room dengan berangkulan sampai ke dalam mobil, bercerita yang mesum2 didalam mobil sambil saling berfantasi sex saat kuantarkan dia ke tempat kostnya, saat didalam mobil juga kutanyakan apa boleh aku besok Sabtu main ke kost dia, dan dia mengangguk tanda lampu hijau.
Esok Sabtunya dengan pakaian santai dan celana pendek kugas mobilku menuju kost Kinar, aku masuk dan disuruh menunggu di ruang tamu oleh si penjaga kos, lalu nongol Kinar dengan baju tidur dan celana pendek rambut diikat, wuihh bangun lagi nih si ****** lihat badan kinar yang seksi, sambil garuk garuk kepala dan cengengesan Kinar dengan manja menyambutku, dijulurkannya tangannya mengajak aku langsung ke kamarnya, rupanya Kinar ga pake bh ketika dia menjulurkan tangannya keliatan toketnya dari celah lengan baju tidurnya, kuraih tangannnya dan sedikit meloncat sehingga menabrak Kinar, tanganku yang satu lagi coba curi kesempatan menempelkannya dan meremas toket Kinar, Kinar melotot dan langsung menarik aku ke kamarnya di lantai atas.
Masuk aku ke kamarnya yang besar, duduk aku di kursi dan Kinar duduk di spring bed nya, di buatkannya aku teh manis hangat, kucoba buka pembicaraan tentang kejadian semalam dan Kinar tertunduk malu. Kuhampiri dia dan duduk di sampingnya, kupegang tangan dia dan dia mulai berkata bahwa sejak aku masuk di perusahaannya Kinar suka sama aku, aku pun tersenyum dan mencium kening dia kubalas omongannya kalo aku juga sudah merhatiin dia dan ngebayangin yang mesum mesum sam dia, kinar mencubit paha ku sambil bilang "Dasar cowo, otaknya jorok semua".
Kinar berdiri dan mengunci pintu kamar kosnya kutanya kenapa, dia jawab mau berduaan aja Sabtu ini soalnya kadang temen kosnya sering nyelonong gitu aja. Lalu dia ngebahas lagi pembicaraan mesum fantasi sex yang kami lakukan di mobil menuju kost Kinar, dia menanyakan apa fantasi sex aku saat ini, kujawab aku mau liat kamu telanjang bulat melakukan aktifitas, dia jawab ga mau kalo telanjang sendirian mau nya berdua, ya udah aku oke kan saja lalu dia bilang "oke kita telanjang berdua tapi tangan kamu ga boleh ngapa ngapain aku ya", kuiyakan permintaannya tanpa diperintah Kinar melepaskan baju tidur dan celana pendeknya rupanya betul dia tidak memakai bh bahkan cd. Lalu dia menghampiri aku dan melepaskan baju aku kuambil kesempatan untuk memegang toketnya dan dia memukul tangan ku sambil ngomel "hayo tadi janjinya apa?"
Mulailah kulihat aktifitas dia di kamar kosnya mulai dari merapikan tempat tidur, membereskan meja kerja, membersihkan karpet, mataku ga lepas dari tubuhnya yang menggiurkan, bentuk yang montok bersih dan mulus yang otomatis membuat kontolku berdiri, sesekali dia melihat kea rah ku dengan pandangan sensual menggodanya, celotehku "wah nantangin nih" jawab dia "Yee, ga kuat kan liat aku?", begitu mau kuhampiri dia langsung Kinar menghindar dan mengingatkan aku akan janji sebelumnya, satu jam lamanya kita berdua telanjang di kamar kos Kinar sekarang Kinar semkin gencar menggoda menunjuk ****** ku yang berdiri tegak siap tempur lalu menunjuk ke memeknya, tapi itu hanya godaan dahsyat si Kinar, begitu kuhampiri dia selalu mengingatkan aturan mainnya, wah jinak jinak merpati nih pikirku.
Kemudian dia mulai memutar lagu dan menari dikamarnya, dia memberanikan diri menari erotis didepanku yang duduk di spring bed dia, sesuai aturan aku juga ga boleh pegang Cuma boleh liat, kugoda dia dengan memainkan jariku seolah olah mengocok memek dia, goyangannya semakin panas dan tangan Kinar mulai memainkan memek dan pentil toketnya, Kinar kelihatan menikmati permainannya sampai kulihat jari tangannya yang memainkan memeknya basah.
Ku ambil remote dan kurendahkan suhu menjadi 16, kulihat pentil susu kinar membulat tanda Kinar mulai terangsang, aku berdiri untuk ambil minum yang sudah dibuatkan, kubelakangi dia dan kusentuhkan ujung kontolku di pantat Kinar yang montok, Kinar menghindar kauhampiri lagi kali ini aku di depan dia dan coba ikut bergoyang walaupun tidak se gemulai Kinar, semakin kudekatkan badan ku ke badan Kinar, sesekali pentil toket Kinar yang mengeras menyenggol rusukku dan kontolku menyenggol perut Kinar.
Kurebahkan tubuhku di spring bed lalu Kinar menghampiri ku sambil terus bergoyang, tiba tiba kutarik tangan dia sehingga dia jatuh menimpa aku dan posisi kontolku tepat dibawah memek Kinar, Kinar melortkan badannya kebawah sehingga kontolku menggesek belahan memek kinar yang sudah basah, juga terjadi gesekan toket kinar ke perutku sampai kontolku juga tergesek di belahan toket Kinar, Kinar tersenyum nakal dan mengulanginya lagi beberapa kali sampai terdengar juga lenguhannnya mungkin menikmati gesekan ujung kontolku dengan belahan memek Kinar.
Kesekian kalinya pada saat ingin melorotkan badannya diatas dibadanku kutahan ketiaknya dengan lenganku dan langsung kusambar bibirnya, Kinar menikmatinya dan berbalik memburu bibirku sambil tangannya mengocok kontolku, diarahkannya memeknya ke ujung kontolku sampai ujung kontolku diposisikan didepan lubang memek Kinar dan Kinar menjatuhkan pantatnya untuk memasukkan kontolku, rupanya memeknya masih sempit sehingga usahanya berkali kali masih belum berhasil, kali ini kupegangi pinggulnya juga kugerakkan pinggulku perlahan sampai akhirnya ujung kontolku sudah masuk dilubang memek Kinar.
Perlahan kami saling menggoyang pinggul dan perlahan tapi pasti kontolku masuk penuh ke dalam memek Kinar, sensasi yang dahsyat saat kontolku masuk penuh dilubang memek Kinar, Kinar mulai naik turun mengocok kontolku dengan memeknya dan yang luar biasa didalam memek nya ****** ku seperti dihisap oleh memek Kinar, dengan genjotannya toket Kinar ikut bergoyang dan kulihat Kinar menikmati permainan ini, sampai kulihat dia lama memejamkan mata dan semakin mempercepat gerakan naik turunnya, tangannya meremas dadaku dan Kinar melenguh panjang "ahhhhhhhhhmmmmm" lalu menjatuhkan mukanya di dadaku menandakan dia sudah mencapai orgasmenya.
Dengan ****** yang masih didalam memek Kinar kubalikkan posisi kinar dibawah kutarik pantat Kinar ke pinggir spring bed, ku lipat lutut Kinar dan kupegangi, ku lipat lagi sehingga pahanya menempel di toketnya sambil berdiri, dengan posisi ini bisa kulesakkna penuh batang kontolku, kumulai gerakan maju mundur ku sambil berdiri menggenjot memek Kinar yang sudah banjir sampai menabrak dinding rahimnya, kali ini Kinar mulai teriak "Ahh yess come on fuck me harder harder come on fuck my pussy hard" sampai akhirnya dia menarik aku sampai menindih Kinar, dipeluknya aku dengan erat dan kurasakan badannya bergetar tanda orgasme kedua sudah didapatnya .
Kulihat Kinar sudah mulai lemas setelah orgasme kedua, kucabut kontolku dan kuposisikan kinar menungging sehingga bisa kumainkan doggy style, kali ini dengan mudah batang kontolku masuk karena memek Kinar sudah basah, kugenjot habis habisan sambil juga kumainkan jariku dilubang anusnya, kali ini benar benar teriakan Kinar sangan keras "Ahhh yesss Ahhh yesss Oh my god mmmmmmm" sambil menoleh kebelakang melihatku yang menggenjot memeknya dari belakang.
Aku rasakan aku hampir mencapai orgasme dan akhirnya kucabut kontolku dari memek Kinar, kududukkan dan kuhadapkan kontolku didepan muka Kinar , diambilnya kontolku kemudian dikocok olek Kinar, "Ohh bitch come bitch Cum in your mouth" begitulah racauku, dimasukkannya kontolku kedalam mulutnya dan dihisap dengan hebat oleh Kinar "Aghhhhh" badan ku gemetar sambil memuntahkan spermaku di dalam mulut Kinar. Aku ambruk di samping Kinar dan Kinar masih membersihkan sisa spermaku dengan lidah dia.
Setelah tenaga terkumpul kembali kami membersihkan diri di kamar mandi yang ada didalam kamar kos Kinar, lalu kami keluar untuk makan siang dilanjutkan pergi untuk malam mingguan.
Begitulah awal cerita ku saat menjamah Kinar dan Kinar pun ternyata menyukai aku, proyek kami berjalan sukses, aku jadian sama Kinar, dan kami melakukan sex yang dahsyat yang rutin pada setiap weekend, jika ada yang pengan kami sengaja keluar kantor dan cek-in short time untuk memuaskan hasrat birahi aku dan Kinar.

Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Bokep, Cerita Ngentot, Cerita Mesum, Cerita XXX, Cerita Porno, Cerita Perawan, Cerita Panas, Cerita Hot, ABG, Kimcil, Tante, Jilbab Nakal, Masturbasi, Sedarah, Ngewe